EVALUASI PENGGUNAAN LAHAN PADA SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI KARANG ASAM KECIL

Puput Wahyu Budiman

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik Sub Daerah Alirah Sungai Karang Asam Kecil (Sub DAS) dengan menggunakan analisis deskriptif yaitu analisis karakteristik wilayah studi, analisa tinjauan kebijakan dan analisa photo mapping, kemudian untuk mengetahui penggunaan lahan dan luasan lahan terdampak, digunakan analisa deskriptif evaluatif yaitu analisis spasial dengan teknik area serta analisa spasial dengan teknik buffer dan intersect menggunakan software ArGis. 10.4 dengan basis data Foto Udara Kota Samarinda Tahun 2016. Dari hasil analisa luasan guna lahan dengan teknik spasial area diketahui bahwa terdapat guna lahan permukiman sebesar 4,92 Ha yang terletak pada sempadan sungai karang asam kecil sejauh 10 meter dari tepi sungai yang tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 mengenai Sungai. Terdapat guna lahan permukiman sebesar 1,95 Ha yang terletak pada sempadan sungai karang asam kecil sejauh 5 meter dari tepi sungai yang merupakan kawasan perlindungan setempat yangi tidak sesuai dengan arahan dalam RTRW Kota Samarinda Tahun 2014 – 2034 (Perda Kota Samarinda Tahun 2014). Arahan penggunaan lahan pada wilayah studi ialah mengidentifikasi  secara detail bangunan yang masuk kawasan sempadan sungai, melakukan penertiban bangunan, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sungai.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim.(2011). Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011 Tentang Sungai. Jakarta:Bagian Humas dan Hukum Kementerian Hukum Dan HAM:Jakarta.

Anonim.(2012). Laporan Akhir Perencanaan Konservasi DAS Karang Asam Besar dan Karang Asam Kecil Kota Samarinda Tahun 2012. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Prov. Kaltim:Samarinda.

Anonim.(2013). Rencana Detail Tata Ruang Kota Kecamatan Samarinda

Ulu Tahun 2013. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Samarinda:Samarinda.

Anonim. (2014). Peraturan Daerah Kota Samarinda Nomor 2 Tahun 2014 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Samarinda. Samarinda:Biro Hukum Pemerintah Kota Samarinda.

Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : PT.Rineka Cipta.

Budiman , P. (2015). Evaluasi Penggunaan Lahan di Sepanjang Sub Daerah Aliran Sungai Karang Mumus Samarinda. Buletin Lembuswana Volume XV No. 175 Bulan Oktober 2015:Balitbangda Prov. Kaltim.

Callista, E.(2009). Pengembangan kawasan Sentra Produksi Pertanian di Kabupaten Merauke.Skripsi tidak diterbitkan. Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota.Malang: Universitas Brawijaya.

Kodoatie, R &R, Sjarief. (2005). Pengelolaan Sumber Daya Air Terpadu. Yogyakarta:Andi.

Prahasta, E. (2011). Konsepâ€konsep Dasar Sistem Informasi Geografi. Bandung: Informatika.

Siswoko (2007). Banjir, Masalah banjir dan Upaya Mengatasinya. Makalah disampaikan dalam Lokakarya Nasional Peringatan Hari Air Dunia ke -15 Tahun 2007; “Mengatasi Kelangkaan Air dan Menangani Banjir Secara Terpadu.†diakses melalui http://bebas banjir.com.Diakses 4 Juni 2018, pukul 14.00 WIB.

Sundari, YS.(2016). Memprediksi Kawasan Rawan Banjir Berdasarkan Luas Daerah Genangan Banjir Di Kota Samarinda. E-journal Kurva S Volume 4 No.1 Tanggal 1 Maret 2016.Samarinda: Universitas 17 Agustus




DOI: https://doi.org/10.36087/jrp.v1i1.22

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexing :

 

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.