PENERAPAN KONSEP AGROINDUSTRI DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN: INISIASI KEBIJAKAN UNTUK KABUPATEN TEGAL

Penulis

  • Suci Aini Suryaning Pertiwi suciainisp@alumni.undip.ac.id

DOI:

https://doi.org/10.36087/jrp.v7i2.293

Kata Kunci:

Agroindustri, pertanian Kabupaten Tegal, sektor basis, pembangunan berkelanjutan

Abstrak

Ketercapaian pembangunan suatu daerah menjadi indikator keberhasilan pembangunan nasional. Setiap daerah dituntut untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola potensi wilayah. Pertumbuhan suatu wilayah memiliki tingkat yang berbeda satu sama lain, hal ini dipengaruhi pada perkembangan sektor basis yang berkelanjutan. Dalam Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 2 Tahun 2023, Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), dijelaskan tujuan penataan ruang yaitu mewujudkan Kabupaten Tegal berbasis pertanian berkelanjutan, didukung industri dan kepariwisataan yang saling terintegrasi, lestari dan berwawasan lingkungan. Meskipun pertanian menjadi sektor basis Kabupaten Tegal namun pada kurun waktu 2020-2024 terjadi penurunan kegiatan dan hasil produksi pertanian. Hasil analisis LQ menunjukan pertanian menjadi sektor basis atau unggulan daerah, namun dari analisis shift-share menunjukkan sektor pertanian mengalami kemunduran. Oleh karena itu tujuan dari artikel ini adalah menganalisis potensi sektor pertanian, guna memberikan usulan penerapan konsep agroindustri sebagai strategi optimalisasi kegiatan pertanian, yang menjadi prioritas dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tegal. Dari analisis tersebut perlu inisiasi kebijakan penerapan konsep agroindustri melalui peningkatan kualitas infrastruktur penunjang distribusi dan efisiensi produksi. pemberdayaan petani lokal dengan sistem padat karya, program pelatihan teknologi tepat guna, dukungan perencana wilayah dan kota dalam menentukan zonasi lahan pertanian potensial, serta pemerintah untuk menyusun kajian kebijakan tata ruang dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Referensi

Arsyad, Lincolin. (2004). Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Yogyakarta: BPFE UGM.

Badan Pusat Statistik. (2024). Kabupaten Tegal Dalam Angka 2024. Tegal: Badan Pusat Statistik.

Hutabarat, Ruth Yuliani. (2020). Penentuan Sektor Unggulan di Kabupaten Kepulauan Anambas. Jurnal Samudra Ekonomi dan Bisnis, 11(1), 95-110. https://doi.org/10.33059/jseb.v11i1.1790

Kusumaningrum, Septiana Indriani. (2019). Pemanfaatan Sektor Pertanian Sebagai Penunjang Pertumbuhan Perekonomian Indonesia. Jurnal Transaksi, 11(1), 80-89.

Mahaesa, Rafi. & Huda, Syamsul. (2022). Potensi Sektor Unggulan Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 5(1), 36–45. https://doi.org/10.33005/jdep.v5i1.314

Massinai, Rustan., Sudira, Putu., Mawardi, Muhjidin., dan Darwanto, Dwidjono Hadi. (2013). Pengembangan Konsep Agroindustri Berbasis Sistem Usahatani Terpadu di Wilayah Pasang Surut Bagian I: (Konsep Pemikiran). Jurnal Agritech, 33(1), 121-130. https://doi.org/10.22146/agritech.9574

Muljanto, Muhammad Agus. (2021). Analisis Sektor Unggulan Dalam Pembangunan Daerah di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 5(2), 169-181.

Peraturan Daerah Kabupaten Tegal Nomor 2. (2023). Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Tegal Tahun 2023 – 2043. Sekretariat Daerah. Kabupaten Tegal.

Pratama, Brian. (2020). Implementasi Program Taman Teknologi Pertanian (TTP) di Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal. Institutional Repository. Universitas Sebelas Maret.

Rachmat, R., A. Setyono dan D.S. Mursono. (2001). Pengembangan Sistem Agroindustri Padi Berdaya Saing. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Industri. Jakarta: DEPTAN.

Siska, Dewi., Hadi, Setia., Firdaus, Muhammad., & Said. (2015). Strategi Pengembangan Ekonomi Wilayah Berbasis Agroindustri Di Kawasan Andalan Kandangan Kalimantan Selatan. Jurnal Bina Praja, 7(2), 99–110. https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.99-110

Soekartawi. (2007). Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Melakukan Analisis Sistem Agroindustri Terpadu. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 1(2), 31-47.

Sultan., Rahayu, Heffi Christya., Purwiyanta. (2023). Analisis Kesejahteraan Masyarakat terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5(1), 77-85. https://doi.org/10.37034/infeb.v5i1.198

Sundaro, Hendrianto. (2021). Studi Identifikasi Sektor-Sektor Unggulan Kabupaten Semarang. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, dan Perpajakan (JEMAP). 4(1), 1-27.

Suwandi, Ahmad., Daulay, Nazwa., Imnur, Raudhatul Hasanah., Lubis, Sari Purnama Zein., Siregar, Syifa Nabilla., Pranata, Sandi., & Wulandari, Sari. (2022). Peranan dan Kendala Pengembangan Agroindustri di Indonesia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(2), 3185-3192. https://doi.org/10.47492/jip.v2i10.1312

Yulianti, Triana Elizabeth., & Prihtanti, Tinjung Mary. (2020). Analisis Usaha dan Nilai Tambah Agroindustri Keripik Tempe di Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 4(4), 882-892. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2020.004.04.16

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-13

Terbitan

Bagian

ARTIKEL