INISIATIF KONSERVASI SUNGAI BERBASIS MASYARAKAT DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DRONE UNTUK PEMANTAUAN EKOSISTEM SUB-DAS MAHAKAM, KALIMANTAN TIMUR

Penulis

  • Arum Sekar Kedhaton Universitas Mulawarman
  • Sutriani Universitas Mulawarman
  • Fahma Mamlu’atul Mukarromah Universitas Mulawarman
  • Husnawati Universitas Mulawarman
  • Amalina Yusdianti Universitas Mulawarman
  • Prince Clinton Immanuel Christian Damanik Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.36087/gww4rg45

Abstrak

Sungai tropis memainkan peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati, menyediakan jasa ekosistem, dan mendukung mata pencaharian masyarakat lokal. Namun, pencemaran sungai yang disebabkan oleh limbah rumah tangga, sampah pasar, kemasan plastik, popok sekali pakai, limbah organik, busa deterjen, serta degradasi daerah sempadan sungai yang disertai sedimentasi lokal telah menjadi tantangan lingkungan yang serius, khususnya di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Penelitian ini mengkaji inisiatif konservasi sungai berbasis masyarakat yang dilaksanakan oleh Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (GMSS–SKM) serta mengeksplorasi kontribusi observasi spasial berbantuan drone dalam upaya konservasi sungai. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan spasial. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ketua GMSS–SKM, observasi lapangan, dokumentasi, studi literatur, serta interpretasi visual citra udara drone. Kredibilitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, metode, dan teori, sedangkan hasil penelitian diinterpretasikan menggunakan perspektif geografis, khususnya pendekatan kompleks wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah anorganik, terutama kemasan plastik, popok sekali pakai, botol, dan wadah makanan, mendominasi pada musim kemarau. Sementara itu, pada musim hujan terjadi peningkatan akumulasi limbah organik, potongan kayu, sampah domestik campuran, serta sedimen yang terbawa dari wilayah hulu. Observasi drone berhasil mengidentifikasi titik-titik penumpukan sampah, degradasi vegetasi sempadan sungai, saluran drainase, endapan sedimen lokal, serta segmen sungai yang sulit dijangkau dari darat. Observasi spasial ini mendukung penentuan prioritas kegiatan pembersihan sungai, penghijauan sempadan, edukasi lingkungan, serta pemantauan sungai di masa mendatang. Integrasi partisipasi masyarakat, pengetahuan lokal, dan observasi berbantuan drone memberikan pendekatan pendukung pengambilan keputusan yang efektif dalam konservasi sungai berbasis masyarakat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Diterbitkan

09/07/2026

Terbitan

Bagian

ARTIKEL

Cara Mengutip

INISIATIF KONSERVASI SUNGAI BERBASIS MASYARAKAT DAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI DRONE UNTUK PEMANTAUAN EKOSISTEM SUB-DAS MAHAKAM, KALIMANTAN TIMUR. (2026). JURNAL RISET PEMBANGUNAN, 8(2), 75-91. https://doi.org/10.36087/gww4rg45