ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.36087/2kw30c79Abstrak
Data BPS masih menunjukan sebaran tidak merata pada pengangguran di Indonesia, dimana tidak hanya diwilayah jawa, TPT tinggi juga ditemukan pada wilayah Sumaterah (Riau) dan Papua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB, TPAK, upah minimum provinsi, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda dengan metode analisis data panel pada periode 2018 sampai dengan 2025 dari 34 Provinsi di Indonesia yang bersumber dari Badan Pusat Dtatistik Indonesia. Adapun dari hasil penelitian ini diketahui bahwa secara statistik tidak ditemukan pengaruh antara PDRB dan TPT, namun memiliki hubungan yang negatif. Hal ini menjelaskan bahwa peningkatan produktifitas di Indonesia juga didominasi oleh akumulasi modal (padat modal), namun hal ini perlu dikaji lebih lanjut. TPAK dan UMP memiliki pengaruh dan hubungan negatif dengan TPT, sehingga bertambahnya partisipasi tenaga kerja dan kenaikan upah dapat mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia. Hal menarik adalah ditemukannya hubungan atau pengaruh positif antara tingkat pendidikan dengan TPT yang mengindikasikan terdapat fenomena pekerja tidak terdidik yang terserap ke pasar kerja.Unduhan
Data unduhan tidak tersedia.
Unduhan
Diterbitkan
09/07/2026
Terbitan
Bagian
ARTIKEL
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Zihan Ramadina, Yesi Aprianti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Cara Mengutip
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA. (2026). JURNAL RISET PEMBANGUNAN, 8(2), 55-65. https://doi.org/10.36087/2kw30c79
