ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA

Penulis

  • Zihan Ramadina Program Studi Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Mulawarman
  • Yesi Aprianti Program Studi Ekonomi Pembangunan, Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas https://orcid.org/0000-0002-2152-2647

DOI:

https://doi.org/10.36087/2kw30c79

Abstrak

Data BPS masih menunjukan sebaran tidak merata pada pengangguran di Indonesia, dimana tidak hanya diwilayah jawa, TPT tinggi juga ditemukan pada wilayah Sumaterah (Riau) dan Papua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDRB, TPAK, upah minimum provinsi, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia. Penelitian ini menggunakan model regresi linear berganda dengan metode analisis data panel pada periode 2018 sampai dengan 2025 dari 34 Provinsi di Indonesia yang bersumber dari Badan Pusat Dtatistik Indonesia. Adapun dari hasil penelitian ini diketahui bahwa secara statistik tidak ditemukan pengaruh antara PDRB dan TPT, namun memiliki hubungan yang negatif. Hal ini menjelaskan bahwa peningkatan produktifitas di Indonesia juga didominasi oleh akumulasi modal (padat modal), namun hal ini perlu dikaji lebih lanjut. TPAK dan UMP memiliki pengaruh dan hubungan negatif dengan TPT, sehingga bertambahnya partisipasi tenaga kerja dan kenaikan upah dapat mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia.  Hal menarik adalah ditemukannya hubungan atau pengaruh positif antara tingkat pendidikan dengan TPT yang mengindikasikan terdapat fenomena pekerja tidak terdidik yang terserap ke pasar kerja.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

09/07/2026

Terbitan

Bagian

ARTIKEL

Cara Mengutip

ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DI INDONESIA. (2026). JURNAL RISET PEMBANGUNAN, 8(2), 55-65. https://doi.org/10.36087/2kw30c79

DARI RISET MENUJU DAMPAK

Pengetahuan tumbuh saat dibagikan.

Mulai kontribusi Anda