ANALISIS KONDISI MAKRO EKONOMI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI INDONESIA

Authors

  • Fransisca Elizabeth Tamba Development Economics Study Program, Department of Economics, Faculty of Economics and Business, Mulawarman University. Samarinda-Indonesia
  • Yesi Aprianti Development Economics Study Program, Department of Economics, Faculty of Economics and Business, Mulawarman University. Samarinda-Indonesia https://orcid.org/0000-0002-2152-2647

DOI:

https://doi.org/10.36087/jrp.v8i1.300

Keywords:

Penyerapan Tenaga Kerja, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum, Produk Domestik Regional Bruto

Abstract

Penggunaan variabel makro didasarkan pada varibel tersebut merupakan indikator kinerja pemerintah, dan disatu sisi terdapat fenomena permasalahan kualitas hidup yang diproyeksikan dengan variabel penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini ditujukan untuk mengukur dampak dari kondisi makro ekonomi yang diproyeksikan dengan IPM, tingkat upah dan PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja pada kabupaten/kota di Indonesia, pada periode 2020-2023. Penyerapan tenaga kerja mengambarkan outcome perekonomian yang mengukur cela dari penyerapan tenaga kerja penuh. Penelitian ini menggunakan metode regresi data panel FEM dan hasilnya ditemukan bahwa IPM dan PDRB dapat meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Sedangkan, upah minimum tidak signifikan dengan penyerapan tenaga kerja. Hal ini menggambarkan secara  makro kemampuan penyerapan tenaga kerja belum didominasi dengan permintaan tenaga kerja dengan sistem pemberian upah yang tinggi, namun masyarakat sebagai pencari kerja memiliki kecenderungan untuk mencari tingkat upah yang tinggi. Upah masih menjadi kebijakan regional untuk standarisasi kebutuhan hidup.

References

Adianto, J., & Fedryansyah, M. (2018). Peningkatan Kualitas Tenaga Kerja Dalam Menghadapi Asean Economy Community. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 1(2), 77. https://doi.org/10.24198/focus.v1i2.18261

Azzahra, F., Mukhtar, S., & Iranto, D. (2023). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Upah Minimun Provinsi, dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia Tahun 2016-2022. Simonika Journal, 2(2), 185–196.

Bin Mohd Ali, M. S., & Kusuma Wijayanti, A. (2019). Pengaruh Upah, Modal, Teknologi Dan Produktivitas Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Industri Kecil Percetakan Di Sebatik. Jurnal Ekonomika, 10(1), 41–56. https://doi.org/10.35334/jek.v10i1.696

Chandra Dwi. (2024). Pengangguran RI Katanya Turun Tapi Kok di ASEAN Paling Tinggi? CNBC Indonesia. https://www.cnbcindonesia.com/research/20240719133308-128-556077/pengangguran-ri-katanya-turun-tapi-kok-di-asean-paling-tinggi

Dian Saraswati, B., Damai Krisnawati, Y., Adhitya, D., & Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana, F. (2022). DETERMINAN PENYERAPAN TENAGA KERJA 34 PROVINSI DI INDONESIA: PENDEKATAN FIXED EFFECT MODEL. JIMEA | Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, Dan Akuntansi), 6(3), 1139–1157.

Disnaker Kabupaten Buleleng. (2019). Masalah Tenaga kerja dan Angkatan Kerja Di indonesia. Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Buleleng. https://disnaker.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/masalah-tenaga-kerja-dan-angkatan-kerja-di-indonesia-56

Gani, H., Ibrahim, M., Novriansyah, M. A.(2023). Pengaruh Jumlah Angkatan Kerja Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja. JEMAI: Jurnal Ekonomi, 2(1), 29–38.

Hafiz, E. A., & Haryatiningsih, R. (2021). Pengaruh PDRB, UMK, IPM terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Kabupaten/Kota Jawa Barat 2010-2020. 1, 55–65. https://doi.org/https://doi.org/10.29313/jrieb.v1i1.174

Hasanah, U. (2022). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja Di Indonesia Periode 2016-2020. Margin: Jurnal Bisnis Islam Dan Perbankan Syariah, 91–100. https://doi.org/10.58561/margin.v1i2.41

Indriyani, M., & Tiwu, H. (2024). APAKAH PERTUMBUHAN UPAH MENYEBABKAN INFLASI ATAUKAH SEBALIKNYA? Jurnal Akuntansi: Transparansi Dan Akuntabilitas, 12(1), 1–9.

Julia Dwi Budiasih, & Kiky Asmara. (2024). Pengaruh Pendidikan,Umk, Dan Pdrb Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Banten Tahun 2012 – 2021. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 10(2), 826–836. https://doi.org/10.35870/jemsi.v10i2.2054

Klarisa Irawati, V., & Prasetyanto, P. K. (2022). ANALISIS VARIABEL MAKROEKONOMI DALAM MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PULAU JAWA. REVENUE: Jurnal Ekonomi Pembangunan Dan Ekonomi Syari’ah, 1.

Makatutu, A. A. C. (2023). Pengaruh Upah Minimum Provinsi Dan Jumlah Perusahaan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Pada Sektor Industri Pengolahan Di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Berkala Ilmiah Efesiensi, 23(6), 217–228.

Prayoga, B. (2023). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Kota Medan. Journal Economics and Strategy, 4(1), 42–51. https://doi.org/10.36490/jes.v4i1.692

Prayogo, I., & Indira Hasmarini, M. (2022). Analisis Pengaruh IPM, Upah Minimum, PDRB dan Jumlah Penduduk Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Yogyakarta Tahun 2018-2021. SEIKO: Journal of Management & Business, 5(2), 77–85. https://doi.org/10.37531/sejaman.vxix.3455

Purwanti, P. A. P. (2012). Analisis Kesempatan Kerja Sektoral Di Kabupaten Bangli Dengan Pendekatan Pertumbuhan Berbasis Ekspor. Piramida, 5(1), ISSN: 1907-3275.

Putri, E., Setyowati, E., & Rosyadi, I. (2022). Pengaruh Produk Domestik Bruto (PDRB), Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK), dan Indeks Perkembangan Manusia (IPM) Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016-2019. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 6(2), 651. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v6i2.594

Saputri, M. I., Juliprijanto, & Hutajulu, D. M. (2019). Analysis of the Effect of the Regency/City Minimum Wage (Umk), Gross Regional Domestic Product (Pdrb), Human Development Indeks (Ipm) and Total Population on Absorption of Labor in 27 Regencies/Cities of West Java Province in 2015-2020. DINAMIC: Directory Journal of Economic Volume, 1(1), 269–281.

Saraswati, B. D., Krisnawati, Y. D., & Adhitya, D. (2022). Determinan Penyerapan Tenaga Kerja 34 Provinsi Di Indonesia: Pendekatan Fixed Effect Model. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA), 6(3), 1139–1156. https://doi.org/10.31955/mea.v6i3.2218

Serikat Pekerja Nasional. (2021). UPAH BURUH INDONESIA MAYORITAS MASIH DI BAWAH UPAH MINIMUM. Serikat Pekerja Nasional. https://spn.or.id/upah-buruh-indonesia-mayoritas-masih-di-bawah-upah-minimum/

Suhandi, S., Wiguna, W., & Quraysin, I. (2021). Dinamika Permasalahan Ketenagakerjaan Dan Pengangguran Di Indonesia. Jurnal Valuasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Dan Kewirausahaan, 1(1), 268–283. https://doi.org/10.46306/vls.v1i1.28

Widiantari, I. A. A., Sahri, S., & Suriadi, I. (2024). Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Jumlah Penduduk, Dan Upah Minimum Terhadap Pengangguran Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2017-2021. Jurnal Oportunitas: Ekonomi Pembangunan, 3(1), 58–64. https://doi.org/10.29303/oportunitas.v3i1.607

Widya Putra, F., Ariani, N., & Nofrian, F. (2022). Analisis Relevansi Penanaman Modal Asing, Modal dalam Negeri dan Upah Minimum terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia 1990 – 2019. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 3(4), 708–719. https://doi.org/10.36418/jiss.v3i4.571

World Bank. (2023). Dengan menjaga stabilitas politik, Indonesia adalah salah satu negara di Asia Timur dan Pasifik paling dinamis dan terus tumbuh sebagai negara berpenghasilan menengah. World Bank. https://www.worldbank.org/in/country/indonesia/overview

Published

2025-12-21

Issue

Section

Articles